Analisis Kinerja Angkutan Kota dalam Provinsi di Provinsi Aceh Berdasarkan Pendekatan Load Factor

Ruhdi Faisal, Cut Mutiawati, Alfi Salmannur

Abstract


Abstract
AKDP movement has been declining lately based on an interview survey conducted on AKDP operators that it can be seen that the number of people using L-300 cars is on average above 5 passengers and the average does not meet the available passenger seats of 11 to 16 seats . The current condition shows that people tend to use private transportation / cars compared to public transportation. Judging from the condition of the AKPD in Aceh today many people use private vehicles to make movements. The purpose of this study was to determine the performance of AKDP transport in Aceh Province using the load factor approach. The method used is the Directorate General of Land Transportation method in 2002 and refers to the Decree of Dirjendat No. 274, 1996. Data collection was carried out by means of a static survey using the interview method. From the calculation results it can be seen that the load factor of the regular operating AKDP is 64.55%. This reflects that the level of service is still in good condition ie on regular routes totaling 44 routes, while the total number of routes is 321 which operates irregularly. By not operating 277 routes on a regular basis it can be seen that people tend to use private vehicles when traveling.

Keywords:
AKDP; Public Transport Performance; Minibus; Load Factor
__________________________

Abstrak
Pergerakan AKDP Akhir-akhir ini semakin menurun berdasarkan survei wawancara yang telah dilakukan terhadap operator AKDP bahwa dapat diketahui jumlah yang menggunakan mobil L-300 rata-rata di atas 5 penumpang dan rata-rata tidak memenuhi kursi penumpang yang tersedia yaitu 11 sampai dengan 16 seat. Kondisi saat ini, menunjukkan masyarakat cenderung menggunakan angkutan pribadi/ mobil dibandingkan dengan angkutan umum. Dilihat dari kondisi AKPD di Aceh saat ini banyak masyarakat menggunakan kendaraan pribadi dalam melakukan pergerakan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kinerja angkutan AKDP di Provinsi Aceh dengan pendekatan load factor. Metode yang digunakan adalah metode Ditjen Perhubungan Darat tahun 2002 dan mengacu pada SK Dirjendat No. 274, 1996. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei statis dengan metode wawancara. Dari hasil perhitungan dapat diketahui nilai load factor AKDP yang beroperasi reguler adalah 64,55 %. Ini mencerminkan bahwa tingkat pelayanan masih dalam keadaan baik, yaitu pada trayek reguler yang berjumlah 44 trayek, sedangkan jumlah trayek seluruhnya adalah 321 yang beroperasi tidak reguler. Dengan tidak beroperasinya 277 trayek secara reguler dapat diketahui bahwa masyarakat cenderung menggunakan kendaraan pribadi dalam berpergian.

Kata Kunci:
AKDP; Kinerja Angkutan Umum; Mini Bus; Load Factor
__________________________

Keywords


AKDP; Public Transport Performance; Minibus; AKDP; Kinerja Angkutan Umum; Mini Bus; Load Factor;Load Factor;

Full Text:

PDF

References


DepHubDat. (2002). Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur (Issue SK.687/AJ.206/DRJD/2002, pp. 2–69).

Dirjendat. (1996). SK Dirjendat No.274/HK.105/DRJD/96 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang di Wilayah Perkotaan.

Erliana, H. (2019). Strategi Penanganan Kemacetan Arus Lalu Lintas Berdasarkan Persepsi Masyarakat. VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal, 1, 13-28

Khalifah. (2009). Tinjauan Load Factor dan Waktu Tempuh Angkutan Umum di Kota Banda Aceh. Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.

Kristiyanto, A., Dilianugrahani, F., Basuki, K. H., & Riyanto, B. (2017). Analisis Tingkat Pelayanan Dan Penyesuaian Tarif Bus Antar Kota Dalam Provinsi (Akdp) Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(3), 1–12.

Marsudi, M. (2006). Analisis Kinerja Mobil Penumpang Umum (MPU) dan Sistem Jaringan Trayek di Kota Salatiga. Magister Teknik Sipil.

Menteri Perhubungan Republik, I. (2003). Keputusan Menteri Perhubungan No.35. Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Di Jalan Dengan Kendaraan Umum (pp. 147–173).

Murti, L. N. F., & Agusdini, T. M. C. (2019). evaluasi Kinerja angkutan umum penumpang trayek lyn d jurusan terminal Rajekwesi–dander Kabupaten Bojonegoro. Prosiding Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan Dan Infrastruktur, 1(1), 84–90.

Mutiawati, C. (2019). Kinerja Pelayanan Angkutan Umum Jalan Raya. Deepublish.

Perhubungan, M. (1995). Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 31 Tahun 1995 tentang Terminal Transportasi Jalan. In Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Perhubungan RI, K. (2019). Keputusan Menteri Pehubungan NO. KM 109. Penetapan Lokasi Terminal Pernumpang Tipe A di Seluruh Wilayah Indonesia. Kementrian Perhubungan RI.

Provinsi Aceh, B. (2019). Provinsi Aceh dalam Angka 2019. BPS Provinsi Aceh.

Rusli. (2018). Kajian Pelayanan Angkutan Umum Minibus Jumbo dan Minibus L300 serta kelayakan prasarananya (Studi Kasus: Rute Angkutan Umum Kota Langsa-Kota Lhokseumawe).

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan pemodelan transportasi. Penerbit ITB.

Umar, R. (2015). Angkutan _Pelat Hitam_ Marak, Sopir Angkutan Umum Mogok. Bandung.Kompas.Com. https://bandung.kompas.com/read/2015/08/10/13332881/Angkutan.Pelat.Hitam.Marak.Sopir.Angkutan.Umum.Mogok




DOI: https://doi.org/10.38038/vocatech.v1i2.20

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VOCATECH : Vocational and Technology Journal
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu
Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Komplek STTU Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23615
Telp.  (0655) 7110271
Email: vocatech@aknacehbarat.ac.id

 

VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Published by:

 

Indexed by:

       

 

VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © All rights reserved 2017. VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal (p-ISSN 2716-5183, e-ISSN 2686-4770)