Faktor-Faktor Pemborosan Material Pekerjaan Arsitektural Pada Proyek Perumahan Griya Gigeh Putroe Ijo
Abstract
In residential construction, one of the major issues encountered is material waste, referring to the excessive use or presence of materials that do not add value to the construction work. There are several causes of material waste in construction, including the overconsumption of resources, the consolidation and expansion of technical specifications across multiple buildings, the reduction in material quality due to handling processes or mobilization errors, the deterioration of materials caused by weather conditions or improper storage, the lack of documentation for materials received and utilized, construction debris, as well as surplus materials resulting from preparation and finishing works.This study focuses on analyzing the factors that influence material waste in architectural works and identifying the dominant factors contributing to material waste in the architectural phase of the Griya Gigeh Putroe Ijo housing project, using the index method. Based on the research findings, the most dominant factor affecting material waste in architectural works is the variable Residual/Excess Material and Implementation, which consists of indicators such as worker errors, adverse weather conditions, unusable material offcuts, incorrect cutting dimensions, and inappropriate material orders resulting from inaccurate estimations. This is supported by the highest mean value of 4.86. The calculation using the index method indicates that the percentage value of the material waste index factor in architectural works is 92.04%, which falls within the 90%–100% range. Therefore, it can be categorized as Highly Influential in causing material waste in architectural activities within the Griya Gigeh Putroe Ijo housing development project, located in Meulaboh City, West Aceh Regency.
Keywords:
Waste; Material; Architectural Work; Housing Project; Griya Gigeh Putroe Ijo.
Abstrak
Dalam konstruksi perumahan, salah satu masalah yang ditemui adalah pemborosan material atau jumlah material yang berlebihan yang tidak memberikan nilai tambah pada pekerjaan. Terdapat beberapa macam penyebab pemborosan material dalam konstruksi, diantaranya meliputi konsumsi sumber daya yang berlebihan, penyatuan dan pengembangan spesifikasi teknis dari sejumlah bangunan, penurunan mutu material efek proses penanganan atau kesalahan mobilisasi, penurunan mutu material karena cuaca dan penyimpanan logistik yang tidak sesuai, kurangnya dokumentasi material yang diterima dan digunakan, limbah konstruksi, serta kelebihan material dari pekerjaan persiapan dan penyelesaian. Studi ini difokuskan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemborosan material dalam pekerjaan arsitektur dan mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi pemborosan material dalam pekerjaan arsitektur pada proyek perumahan Griya Gigeh Putroe Ijo dengan menggunakan metode indeks. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang paling dominan mempengaruhi pemborosan material dalam pekerjaan arsitektur adalah variabel Sisa/Kelebihan Material dan Pelaksanaan, yang terdiri dari indikator-indikator seperti kesalahan yang disebabkan oleh pekerja, cuaca buruk, potongan material yang tidak dapat digunakan, kesalahan dimensi pemotongan, dan pemesanan material yang salah akibat tidak sesuaikebutuhan. Hal ini dibuktikan dengan nilai mean tertinggi sebesar 4,86. Perhitungan menggunakan metode Indeks menunjukkan bahwa nilai persentase faktor indeks pemborosan material dalam pekerjaan arsitektur adalah 92,04% dalam rentang skala 90%-100%, sehingga dapat dikategorikan sebagai Sangat Berpengaruh dalam menyebabkan pemborosan material dalam pekerjaan arsitektur pada proyek pengembangan perumahan Griya Gigeh Putroe Ijo di Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Kata Kunci:
Pemborosan; Material; Pekerjaan Arsitektural; Proyek Perumahan; Griya Gigeh Putroe Ijo.
Full Text:
PDFReferences
Bruantama, D. M., & Pontan, D. (2023). Identifikasi waste material dan faktor penyebab timbulnya pada proyek kontruksi. Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan, 01(02), 396–401.
Fatimah, A., & Randa, B. J. (2021). Analisis persepsi masyarakat terhadap dampak pada proyek pembangunan gedung Trans Studio Mall Kota Banda Aceh terhadap lingkungan. VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal, 3(1), 35–45.
Fitriana, D., Florencia, Y. K. O., & Tanto, D. S. (2014). Pengukuran kepuasan kontraktor terhadap kinerja klien pada proyek konstruksi swasta. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(1), 283–295.
Herdiyanto, M. R. (2018). Analisis pemborosan material pekerjaan arsitektural pada pembangunan konstruksi rumah tinggal. Skripsi Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, 1–57.
Kristianto, M. A., Ajie, E. P., Hermawan, H., & Setiyadi, B. (2019). Analisis waste material konstruksi pada pekerjaan struktur atas beton bertulang bangunan tingkat tinggi. Jurnal Teknik Sipil, 15(3), 143–149.
Mahendra, P., Rohman, M. A., & Mudjahidin, M. (2024). Pemodelan reduksi limbah konstruksi untuk mengurangi dampak negatif dari limbah berlebih dengan pendekatan sistem dinamik. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 22(4), 359. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v22i4.20956
Mentari, N. (2017). Analisis pemborosan material (material waste) pada proyek bangunan gedung bertingkat di daerah istimewa yogyakarta. Universitas Islam Indonesia. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/32843
Mulkan, b. I. (2023). Analisa penerapan waste management konstruksi pada pembangunan rusun balai pelaksanaan jalan nasional (bpjn) iv jambi. Universitas BATANGHARI Jambi.
Munawar, A. H. A., Amar, T. I. K., Rizana, R., & Maghfuri, S. (2025). Analisis waste material pada proyek pembangunan gedung dishub Kabupaten Karanganyar. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS, 67–75.
Noviani, S. A., & Rachma, I. N. (2025). Analisis faktor penyebab waste dalam pendekatan lean construction pada beberapa kontraktor. Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 6(2), 62–68.
https://doi.org/10.37058/aks.v6i2.14239
Perdana, A. S., Indrayadi, M., & Pratiwi, R. (2018). Identifikasi construction material waste pada proyek pembangunan gedung ( studi kasus : rumah jabatan rektor untan pontianak ). JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang, 5(2), 1–9.
Restuningrat, F. Y. (2023). Limbah konstruksi dan dampak sosial pada proyek pembangunan gedung. TRIPUTRA: Sosial, Ekonomi Dan Hukum, 1(01), 20–23.
Sadiq, A. M. A., & Saraswati, R. A. (2024). Kajian faktor penyebab adanya sisa material pada pekerjaan arsitektur bangunan gedung kantor lurah tompo balang Kota Makassar. Jurnal Bangunan Konstruksi (BARAKKA), 2(1), 68–73.
Safitri, P., Salsabila, S., Wibowo, M. A., & Kistiani, F. (2017). Studi pustaka: analisa pengaruh desain terhadap direct waste dan indirect waste yang terjadi pada tahap konstruksi. Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(4), 30–39.
Setiawan, A., & Robi’in, M. A. (2021). Analisa dan evaluasi sisa material konstruksi pada pembangunan perumahan di bojonegoro. DEARSIP: Journal of Architecture and Civil, 1(2), 53–65.
DOI: https://doi.org/10.38038/vocatech.v7i2.274
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Vocatech : Vocational and Technology Journal
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu
Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat
Komplek STTU Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23615
Telp. (0655) 7110271
Email: vocatech@aknacehbarat.ac.id
Vocatech: Vocational Education and Technology Journal Published by:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu
Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat
Indexed by:

Vocatech: Vocational Education and Technology Journal Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Published by: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat










