Analisis Kerusakan Dan Perawatan Komponen Bearing Pada Belt Conveyor Di PT. Mifa Bersaudara
Abstract
Abstract
The increasingly intense industrial competition requires companies to maintain the reliability and efficiency of production machinery to ensure that product quality and quantity remain optimal. One of the most important pieces of equipment in the mining production process is the belt conveyor, which functions to continuously transport materials. Failures in bearing components can lead to downtime, reduced productivity, and increased maintenance costs. This study was conducted at PT. Mifa Bersaudara with the objective of analyzing the causes of bearing failures in belt conveyors using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. Research data were collected through field observations, interviews with the maintenance division, and records of equipment failures during the period of June–July 2023. The analysis was carried out by evaluating three key FMEA parameters: Severity (S), Occurrence (O), and Detection (D), to determine the Risk Priority Number (RPN) for identifying potential failures in a system, component, or process, as well as their causes and impacts. The results of the analysis indicate that the Inner Ring component has the highest RPN value of 175, followed by the Outer Ring (144) and the Cage (120), indicating that these components have the highest risk of failure and therefore require priority attention in maintenance and preventive actions.
Keywords:
Belt Conveyor, Bearing, FMEA, RPN, Fishbone
Abstrak
Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menjaga keandalan dan efisiensi mesin produksi agar kualitas serta kuantitas produk tetap optimal. Salah satu peralatan penting dalam proses produksi di sektor pertambangan. Belt conveyor, yang berfungsi memindahkan material secara berkelanjutan. Gangguan pada komponen bearing dapat menyebabkan downtime, penurunan produktivitas, dan peningkatan biaya perawatan. Penelitian ini dilakukan di PT. Mifa Bersaudara, dengan tujuan menganalisis penyebab kerusakan bearing pada belt conveyor menggunakan metode FMEA. Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan divisi maintenance, serta pencatatan data kerusakan selama periode Juni–Juli 2023. Analisis dilakukan dengan menilai tiga parameter utama dalam FMEA, yaitu Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk menentukan nilai RPN dalam mengidentifikasi potensi kegagalan pada suatu sistem, komponen, proses dan penyebab dampak yang terjadi. Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen Inner Ring (cincin dalam) memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 175, diikuti Outer Ring (144) dan Cage (120), yang menandakan bagian tersebut memiliki tingkat risiko kerusakan paling tinggi.
Kata Kunci:
Belt Conveyor, Bearing, FMEA, RPN, Diagram Tulang Ikan
Keywords
References
Dananjaya, D., Hetharia, D., & Adisuwiryo, S. (2020). Perbaikan kualitas produk Nestable 100 di PT Cahaya Metal Perkasa. Jurnal Teknik Industri, 10(3), 266–274. https://doi.org/10.25105/jti.v10i3.8427.
Firsya, E., Alisyahbana, T., & Safutra, N. I. (2024). Analisis mitigasi kerusakan mesin produksi semen di PT Semen Bosowa Maros dengan metode fuzzy failure mode effects analysis (FMEA) dan logic tree analysis (LTA). Jurnal Ilmiah Sain dan Teknologi, 2(12), 932–937.
Gultom, S. R., & Jatira, T. U. (n.d.). Analisis pengaruh pembebanan roller conveyor terhadap kerusakan bearing roller.
J. Piątkowski and P. Kamiński, (2017). “Risk assessment of defect occurrences in engine piston castings by FMEA method,” Arch. foundry Eng., vol. 17, no. 3.
Khasanah, S., & Panuntun, B. (2023). Analisis efisiensi pekerjaan pada pemeliharaan komponen mesin belt conveyor kritis menggunakan pendekatan preventive maintenance di PT Varia Usaha Beton Cabang Batang. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(2), 563–569.
Khrisdamara, B., & Andesta, D. (2022). Analisis penyebab kerusakan Head Truck-B44 menggunakan metode FMEA dan FTA (Studi Kasus: PT. Bima, Site Pelabuhan Berlian). Jurnal Serambi Engineering, 7(3), 3303–3313. https://doi.org/10.32672/jse.v7i3.4255
Kristian, F. P., Mulyono, J., & Santosa, H. (2021). Preventive maintenance scheduling on belt conveyor using failure mode effect and criticality analysis. Jurnal Sistem Teknik Industri, 23(1), 111–120. https://doi.org/10.32734/jsti.v23i1.4368
Kurniawan, F., & Rizqi, A. W. (2025). Conveyor belt machine maintenance planning using FMEA and RCM methods at PT SBM. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 9(2), 891–900. https://doi.org/10.70609/gtech.v9i2.6707
Laksanawti, E. K., Efrizal, E., & Kusuma, D. A. (2022). Perancangan conveyor pada mesin pembuat mie otomatis. Mot. Bakar: Jurnal Teknik Mesin, 5(1), 28–35.
Lestari, A., & Mahbubah, N. A. (2021). Analisis defect proses produksi songkok berbasis metode FMEA dan FTA di home-industri Songkok GSA Lamongan. Jurnal Serambi Engineering, 6(3). https://doi.org/10.32672/jse.v6i3.3254
Masrofah, I., & Firdaus, H. (2018). Analisis cacat produk baju muslim di PD Yarico Collection menggunakan metode failure mode and effect analysis. Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri, 2(2), 43–49. https://doi.org/10.35194/jmtsi.v2i2.404
Nur Sahrudin, A. R., & Stighfarrinata, R. (2022). Analisa kerusakan pompa dengan menggunakan metode FMEA (Studi kasus PDAM Surya Sembada IPAM Ngagel 1 Rumah Pompa Utara). Jurnal Teknologi dan Manajemen Sistem Industri (JTMSI), 1(2), 69–76. https://doi.org/10.56071/jtmsi.v1i2
Nuradela, Q. S. (2021). Identifikasi risiko kegagalan mesin row mill dengan pendekatan FMEA dan LTA pada PT Semen Bosowa Maros.
Priyambada, A., Finali, A., Prasetya DY, I. S., Umar, M. L., & Utomo, R. E. P. (2024). Analysis of the causes of damage to conveyor belt at PT XYZ using the FTA and FMEA methods. Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 1015–1025. https://doi.org/10.31258/jsrd.6.1.1015-1025
PT MIFA Bersaudara. (2022, Juli). Profil PT MIFA Bersaudara. Industry Update. http://www.mifacoal.co.id/id-id/
Saputra, A., Helmizar, & Witanto, Y. (2024). Perawatan mesin belt conveyor. Teknosia, 18(1), 21–29. https://doi.org/10.33369/teknosia.v18i1.34944
Sari, D. P., Marpaung, K. F., Calvin, T., & Handayani, N. U. (2018). Analisis penyebab cacat menggunakan metode FMEA dan FTA pada departemen final sanding PT Ebako Nusantara. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi, 125–130.
Sarlita. (2019). Mengidentifikasi perawatan mesin belt conveyor dengan menggunakan 7 tools pada PT Bosowa Energi PLTU Jeneponto.
Satrijo, D., Suprihanto, A., Kurdi, O., Wibowo, D. B., Haryadi, G. D., Umardani, Y., Rozi, K., & Pratomo, M. F. A. (2021). Penggunaan metode Reliability-Centered Maintenance untuk menjaga keandalan material belt conveyor. Jurnal Material Teknologi Proses: Warta Kemajuan Bidang Material Teknik Teknologi Proses, 2(1), 1. https://doi.org/10.22146/jmtp.66163
Suga, K., & Sularso. (1978). Dasar perencanaan dan pemilihan elemen mesin. Jakarta: Pradnya Paramita.
Sukania, W., & Wijaya, C. (2022). Analisis sistem perawatan mesin produksi menggunakan metode FMEA di PT X. Jurnal Energi dan Manufaktur, 15(2), 103–111.
Sukania, W. S., & Wijaya, C. W. (2023). Analisis sistem perawatan mesin produksi menggunakan metode FMEA di PT X. Jurnal Energi dan Manufaktur, 15(2), 103–111. https://doi.org/10.24843/jem.2022.v15.i02.p06
Suryadi, A., & Setyawan, B. D. (2023). Kerusakan conveyor pada kegiatan transhipment batubara di PT Indo Tambangraya Megah. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim, 23(2), 193–200.
Susilawati, S., Lestari, T., Fitriani, A., & Wardani, D. A. (2020). Analisis preventive maintenance pada mesin produksi dengan metode fuzzy FMEA. Jurnal Teknologi Terpadu, 8(1), 13–20.
Telaumbanua, R. H., & Sofiyanurriyanti, S. (2022). Analisis ... (isi judul artikelnya jika ada). SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 20(1), 16–23. https://doi.org/10.24014/sitekin.v20i1.17168
Utama, H. S. (2021). Analisis ketetapan perhitungan harga pokok produksi dan penjualan pada PT Bukit Angkasa Makmur perspektif penetapan harga dalam Islam. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.
Yogaswara, R. B., & Moesriati, A. (2021). Identifikasi kendala proses produksi instalasi pengolahan air minum menggunakan failure mode and effect analysis (FMEA) (Studi kasus: PDAM Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung). Jurnal Teknik ITS, 10(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i2.64106
DOI: https://doi.org/10.38038/vocatech.v8i2.337
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Vocatech : Vocational and Technology Journal
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu
Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat
Komplek STTU Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23615
Telp. (0655) 7110271
Email: vocatech@aknacehbarat.ac.id
Vocatech: Vocational Education and Technology Journal Published by:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu
Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat
Indexed by:

Vocatech: Vocational Education and Technology Journal Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Published by: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat & Penjaminan Mutu Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat










